3 Faktor Pertimbangan Bila Menetapkan Usaha

Sekarang kami akan ulas seputar 3 Faktor Pertimbangan Bila Menetapkan Usaha. Dalam membuka membuka usaha butuh sebagian pertimbangan supaya menempuh keberhasilan. Kecuali memastikan macam dan lokasi usaha serta sumber kekuatan manusia dan modal masih diperlukan yang lainnya.

3 Faktor Pertimbangan Bila Menetapkan  Usaha

3 Faktor Pertimbangan Bila Menetapkan Usaha

Pertimbangan yang lainnya dalam membuka bisnis atau usaha di antaranya :

1. Segmentation, Targeting dan Positioning (STP)

Setelah selesai memutuskan jenis usaha yang akan kita lakukan dan modal yang diperlukan sudah tersedia, maka perlu kita pikirkan mengenai STP. Kaprah-kaprah dialamatkan kepada siapa produk yang kita hasilkan (jual) itu? Sasaran spesifiknya seperti apa, siapa dan bagaimana kita meyakinkan pasar agar produk hal yang demikian bisa diterima, diminati dan laris manis? Jawaban atas aneka pertanyaan tersebut akan gampang terjawab setelah dikerjakan perencanaan STP yang baik.

Mari kita ambilkan figur sederhana. Ketika seseorang mendirikan usaha garmen, pasti di benak orang hal yang demikian ada keinginan usaha garmennya sukses. Tetapi bagaimana caranya? Apa yang akan diproduksi dan dijualnya? Seandainya pakaian, pakaian buat siapa? Buah-anak, remaja, dewasa, orang tua, cewek, cowok atau lainnya?

3 Faktor Pertimbangan Bila Menetapkan Usaha

Segmentation dan Targeting

Pada ketika orang hal yang demikian menetapkan untuk memproduksi atau menjual baju wanita, orang hal yang demikian dikatakan sudah menjalankan segmentasi. Membagi Pasar (produk) yang demikian itu luas dan heterogen menjadi lebih simple (homogen). Dari garmen untuk pria dan wanita menjadi garmen wanita.

Kini pertanyaannya yaitu wanita yang bagaimana yang akan dituju? Apakah si kecil- anak, ABG, dewasa atau orang tua? Wanita kelas atas, menengah atau bawah? Wanita yang penghasilannya berapa, tingkat pengajarannya yang bagaimana, dan sebagainya?

Seandainya diputuskan untuk memproduksi pakaian wanita ABG kalangan berduit dengan harga produk yang relatif tinggi serta teladan yang modis, berarti targeting sudah diatur. Targeting dapat diistilahkan sebagai usaha membagi pasar yang akan dimasuki menjadi lebih fokus lagi. Diperbandingkan segmentasi, targeting lebih sempit lagi sasarannya.

3 Faktor Pertimbangan Bila Menetapkan Usaha

Positioning

Sedangkan positioning yakni usaha yang terkait dengan penanaman image produk (perusahaan) ke dalam benak konsumen. Ketika para ABG merasa memerlukan pakaian, pada dikala yang sama itu juga mereka langsung teringat produk bikinan Anda atau teringat perusahaan (merk) Anda, berarti positioning yang Anda terapkan berhasil.

Jikalau Anda membuka usaha rental VCD dan ketika orang berkeinginan meminjam VCD segera teringat rental Anda, berarti positioning yang Anda terapkan boleh dikatakan berhasil. Seperti juga jikalau Anda membuka restoran, seperti itu jam makan tiba orang teringat restoran Anda, hal itu berarti positioningnya berhasil.

Positioning sangatlah penting dalam dunia bisnis karena jika Anda salah menguasai pikiran konsumen atau membikin kekeliruan, dapat-dapat produk yang Anda jual dianggap kemahalan, bermutu rendah, produk kelas dua dan sebagainya. Menguasai benak konsumen sama saja dengan menguasai atensi seseorang, karena tiap orang membelanjakan uangnya atas sebuah produk sekiranya ia yakin produk tersebut paling baik di antara produk lain yang sejenis.

3 Faktor Pertimbangan Bila Menetapkan Usaha

Tidak heran seperti itu besar dana yang disiapkan perusahaan besar dalam usaha memberi pengaruh benak konsumen ini. Salah satunya melalui media iklan promosi.

STP suatu produk mudah sekali dikenali dalam iklan sebuah produk bagus itu media cetak maupun elektronik. Iklan adalah salah satu ujung tombak untuk menyukseskan STP.

2. Market dan Potential Market

Kita perlu paham perbedaan antara market dengan potential market karena tidak segala orang akan membeli dan menerapkan produk kita. Market bisa diartikan segala orang yang telah pasti membutuhkan produk yang kita jual (produksi). Sedangkan potential market merupakan orang yang memerlukan produk yang kita jual sekaligus memiliki kesanggupan untuk membelinya.

3 Faktor Pertimbangan Bila Menetapkan Usaha

Kita kembali ke figur usaha garmen tadi. Setiap wanita khususnya ABG tentu memerlukan garmen (pakaian), apalagi jikalau diproduksi dengan desain yang baik, modis dan harganya relatif murah. Meskipun demikian berapa persenkah dari ABG tersebut yang memiliki uang yang cukup untuk membelinya?

Bagaimana dengan opportunity cost yang terang-jelas akan dikorbankan sekiranya seharusnya membelanjakan uangnya pada garmen produksi kita? Tak cukup sekedar mengenal berapa banyak orang yang suka produk kita, tapi juga seharusnya mengetahui seberapa banyak dari mereka yang mempunyai kecakapan untuk mengonsumsi produk kita hal yang demikian. Maka animo masyarakat dalam launching sebuah produk tidaklah dapat diwujudkan ukuran bakal suksesnya produk hal yang demikian.

3 Faktor Pertimbangan Bila Menetapkan Usaha

Menghitung potential market akan mempermudah penerapan taktik, terpenting taktik harga. Banyak orang yang usahanya gagal sebab menganggap market yakni sasaran mereka, padahal yang wajib dibidik ialah potential market. Kian besar prosentase potential market atas suatu produk karenanya kian besar kemungkinan produk hal yang demikian sukses di pasar.

3. Marketing Mix

Dalam dunia bisnis, terutama dunia pemasaran, diketahui istilah marketing mix (bauran pemasaran). Dimulai dari inspirasi perencanaan hingga pemakaian empat elemen inti, adalah product, price, place dan promotion (4P). Dalam perkembangan dan penerapannya di dunia bisnis sehari-hari terbukti 4P belumlah cukup.

3 Faktor Pertimbangan Bila Menetapkan Usaha

Orang-orang malah berusaha menyempurnakan 4P tersebut dengan service (4P + S). Seandainya persaingan telah habis-habisan dan mengalami kebuntuan dalam marketing mix, bersainglah melewati service. Berikan layanan yang lebih ramah, lebih kencang, pas waktu, dan sebagainya.

Sebelum Anda mewujudkan atau memasarkan sebuah produk (barang atau jasa), tentunya Anda telah merencanakan sebuah marketing mix. Produk seperti apa yang akan dipasarkan, warnanya seperti apa, rasanya bagaimana, packagingnya seperti apa, beratnya berapa, jenisnya apa, bagaimana dengan harganya, promosinya, pendistribusiannya, dan sebagainya. Amat banyak hal yang seharusnya diperhitungkan secara baik.

Pertimbangan lainnya saat berkeinginan membuka bisnis ialah :

  • Analisa SWOT,
  • Prinsip AIDA+S,
  • Strategi penetapan harga,
  • Taktik penjualan
  • dan masih banyak lagi.

Sekian informasi berkaitan dengan 3 Faktor Pertimbangan Bila Menetapkan Usaha, kami harap post ini membantu Anda. Mohon postingan ini dishare supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *