Apa Saja yang Harus Kita Pertimbangan Bila Merintis Bisnis?

Kali ini kami akan ulas terkait dengan Apa Saja yang Harus Kita Pertimbangan Bila Merintis Bisnis?. Dalam membuka membuka usaha butuh beberapa pertimbangan supaya menempuh keberhasilan. Selain memutuskan tipe dan lokasi usaha serta sumber tenaga manusia dan modal masih dibutuhkan yang lainnya.

Apa Saja yang Harus Kita Pertimbangan Bila Merintis  Bisnis?

Apa Saja yang Harus Kita Pertimbangan Bila Merintis Bisnis?

Pertimbangan yang lainnya dalam membuka bisnis atau usaha di antaranya :

1. Segmentation, Targeting dan Positioning (STP)

Setelah selesai menentukan variasi usaha yang akan kita lakukan dan modal yang diperlukan telah tersedia, maka perlu kita pikirkan mengenai STP. Kira-kaprah dimaksudkan terhadap siapa produk yang kita hasilkan (jual) itu? Sasaran spesifiknya seperti apa, siapa dan bagaimana kita meyakinkan pasar agar produk hal yang demikian dapat diterima, diminati dan laris manis? Jawaban atas aneka pertanyaan hal yang demikian akan gampang terjawab sesudah dilaksanakan perencanaan STP yang baik.

Mari kita ambilkan teladan simpel. Dikala seseorang mendirikan usaha garmen, pasti di benak orang hal yang demikian ada kemauan usaha garmennya sukses. Tapi bagaimana caranya? Apa yang akan diproduksi dan dipasarkannya? Jika baju, baju buat siapa? Hati-si kecil, remaja, dewasa, orang tua, cewek, cowok atau lainnya?

Apa Saja yang Harus Kita Pertimbangan Bila Merintis Bisnis?

Segmentation dan Targeting

Pada saat orang hal yang demikian mempertimbangkan untuk memproduksi atau memasarkan baju wanita, orang tersebut dikatakan sudah melakukan segmentasi. Membagi Pasar (produk) yang demikian itu luas dan heterogen menjadi lebih simple (homogen). Dari garmen untuk pria dan wanita menjadi garmen wanita.

Sekarang pertanyaannya yaitu wanita yang bagaimana yang akan dituju? Apakah si kecil- buah hati, ABG, dewasa atau orang tua? Wanita kelas atas, menengah atau bawah? Wanita yang penghasilannya berapa, tingkat pendidikannya yang bagaimana, dan sebagainya?

Seandainya diputuskan untuk memproduksi baju wanita ABG kalangan berduit dengan harga produk yang relatif tinggi serta teladan yang modis, berarti targeting sudah diatur. Targeting dapat diistilahkan sebagai usaha membagi pasar yang akan disusupi menjadi lebih konsentrasi lagi. Dibandingkan segmentasi, targeting lebih sempit lagi targetnya.

Apa Saja yang Harus Kita Pertimbangan Bila Merintis Bisnis?

Positioning

Meski positioning adalah usaha yang berhubungan dengan penanaman image produk (perusahaan) ke dalam benak konsumen. Saat para ABG merasa memerlukan pakaian, pada saat yang sama itu juga mereka seketika teringat produk bikinan Anda atau teringat perusahaan (merk) Anda, berarti positioning yang Anda terapkan sukses.

Seandainya Anda membuka usaha rental VCD dan ketika orang berharap meminjam VCD seketika teringat rental Anda, berarti positioning yang Anda terapkan boleh dikatakan sukses. Seperti juga seandainya Anda membuka kafe, demikian itu jam makan tiba orang teringat cafe Anda, hal itu berarti positioningnya sukses.

Positioning sangatlah penting dalam dunia bisnis karena jika Anda salah menguasai pikiran konsumen atau membuat kesalahan, dapat-bisa produk yang Anda jual dianggap kemahalan, berkualitas rendah, produk kelas dua dan sebagainya. Menguasai benak konsumen sama saja dengan merajai minat seseorang, sebab tiap orang membelanjakan uangnya atas sebuah produk seandainya dia yakin produk tersebut paling bagus di antara produk lain yang sejenis.

Apa Saja yang Harus Kita Pertimbangan Bila Merintis Bisnis?

Tidak heran semacam itu besar dana yang disiapkan perusahaan besar dalam usaha memberi pengaruh benak konsumen ini. Salah satunya melalui media iklan promosi.

STP suatu produk mudah sekali dikenali dalam iklan sebuah produk baik itu media cetak ataupun elektronik. Iklan merupakan salah satu ujung tombak untuk menyukseskan STP.

2. Market dan Potential Market

Kita perlu paham perbedaan antara market dengan potential market karena tak semua orang akan membeli dan memakai produk kita. Market bisa diartikan seluruh orang yang telah pasti membutuhkan produk yang kita jual (produksi). Meskipun potential market ialah orang yang membutuhkan produk yang kita jual sekalian mempunyai kemampuan untuk membelinya.

Apa Saja yang Harus Kita Pertimbangan Bila Merintis Bisnis?

Kita kembali ke teladan usaha garmen tadi. Tiap-tiap wanita terutama ABG tentu memerlukan garmen (pakaian), apalagi jika diproduksi dengan desain yang baik, modis dan harganya terjangkau. Padahal demikian berapa persenkah dari ABG tersebut yang memiliki uang yang cukup untuk membelinya?

Bagaimana dengan opportunity cost yang jelas-jelas akan dikorbankan seandainya harus membelanjakan uangnya pada garmen produksi kita? Tidak cukup sekedar mengenal berapa banyak orang yang menyukai produk kita, tapi juga mesti mengetahui seberapa banyak dari mereka yang memiliki kesanggupan untuk mengkonsumsi produk kita hal yang demikian. Maka animo masyarakat dalam launching sebuah produk tidaklah bisa diwujudkan ukuran bakal suksesnya produk tersebut.

Apa Saja yang Harus Kita Pertimbangan Bila Merintis Bisnis?

Menghitung potential market akan memudahkan pemakaian taktik, secara khusus taktik harga. Banyak orang yang usahanya gagal karena menganggap market yakni target mereka, sedangkan yang wajib dibidik merupakan potential market. Kian besar prosentase potential market atas suatu produk karenanya kian besar kemungkinan produk tersebut berhasil di pasar.

3. Marketing Mix

Dalam dunia bisnis, khususnya dunia pemasaran, dikenal istilah marketing mix (bauran pemasaran). Dimulai dari pandangan baru perencanaan sampai penggunaan empat unsur inti, adalah product, price, place dan promotion (4P). Dalam perkembangan dan pemakaiannya di dunia bisnis sehari-hari ternyata 4P belumlah cukup.

Apa Saja yang Harus Kita Pertimbangan Bila Merintis Bisnis?

Orang-orang malahan berusaha menyempurnakan 4P tersebut dengan service (4P + S). Apabila kompetisi sudah habis-habisan dan mengalami kebuntuan dalam marketing mix, bersainglah melalui service. Berikan layanan yang lebih ramah, lebih cepat, ideal waktu, dan sebagainya.

Sebelum Anda mewujudkan atau memasarkan sebuah produk (barang atau jasa), tentunya Anda sudah merencanakan sebuah marketing mix. Produk seperti apa yang akan dipasarkan, warnanya seperti apa, rasanya bagaimana, packagingnya seperti apa, beratnya berapa, jenisnya apa, bagaimana dengan harganya, promosinya, pendistribusiannya, dan sebagainya. Sangat banyak hal yang wajib diperhitungkan secara baik.

Pertimbangan lainnya ketika mau membuka bisnis yaitu :

  • Analisa SWOT,
  • Prinsip AIDA+S,
  • Strategi penetapan harga,
  • Taktik penjualan
  • dan masih banyak lagi.

Sekian informasi seputar Apa Saja yang Harus Kita Pertimbangan Bila Merintis Bisnis?, kami harap postingan ini berguna untuk teman-teman semua. Tolong post ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *