Mengetahui Faktor Pertimbangan Tatkala Memulai Usaha? Why Not!

Topik kita sekarang yaitu Mengetahui Faktor Pertimbangan Tatkala Memulai Usaha? Why Not!. Dalam membuka membuka usaha butuh beberapa pertimbangan supaya mencapai keberhasilan. Selain memutuskan variasi dan lokasi usaha serta sumber tenaga manusia dan modal masih diperlukan yang lainnya.

Mengetahui Faktor Pertimbangan Tatkala Memulai  Usaha? Why Not!

Mengetahui Faktor Pertimbangan Tatkala Memulai Usaha? Why Not!

Pertimbangan yang lainnya dalam membuka bisnis atau usaha di antaranya :

1. Segmentation, Targeting dan Positioning (STP)

Sesudah selesai memutuskan macam usaha yang akan kita lakukan dan modal yang dibutuhkan sudah tersedia, maka perlu kita pikirkan mengenai STP. Kaprah-kaprah ditujukan kepada siapa produk yang kita hasilkan (jual) itu? Sasaran spesifiknya seperti apa, siapa dan bagaimana kita meyakinkan pasar supaya produk hal yang demikian dapat diterima, diminati dan laris manis? Jawaban atas aneka pertanyaan hal yang demikian akan mudah terjawab sesudah dilakukan perencanaan STP yang baik.

Mari kita ambilkan teladan sederhana. Ketika seseorang mendirikan usaha garmen, pasti di benak orang tersebut ada harapan usaha garmennya sukses. Melainkan bagaimana caranya? Apa yang akan diproduksi dan dipasarkannya? Jikalau baju, pakaian buat siapa? Anak-buah hati, remaja, dewasa, orang tua, cewek, cowok atau lainnya?

Mengetahui Faktor Pertimbangan Tatkala Memulai Usaha? Why Not!

Segmentation dan Targeting

Pada dikala orang tersebut menetapkan untuk memproduksi atau menjual baju wanita, orang tersebut dikatakan telah mengerjakan segmentasi. Membagi Pasar (produk) yang demikian itu luas dan heterogen menjadi lebih simple (homogen). Dari garmen untuk pria dan wanita menjadi garmen wanita.

Sekarang pertanyaannya ialah wanita yang bagaimana yang akan dituju? Apakah buah hati- anak, ABG, dewasa atau orang tua? Wanita kelas atas, menengah atau bawah? Wanita yang penghasilannya berapa, tingkat pengajarannya yang bagaimana, dan sebagainya?

Kalau diputuskan untuk memproduksi baju wanita ABG kalangan berduit dengan harga produk yang relatif tinggi serta teladan yang modis, berarti targeting telah diatur. Targeting dapat diistilahkan sebagai usaha membagi pasar yang akan disantroni menjadi lebih fokus lagi. Dibandingkan segmentasi, targeting lebih sempit lagi sasarannya.

Mengetahui Faktor Pertimbangan Tatkala Memulai Usaha? Why Not!

Positioning

Meski positioning adalah usaha yang berhubungan dengan penanaman image produk (perusahaan) ke dalam benak konsumen. Ketika para ABG merasa membutuhkan baju, pada dikala yang sama itu juga mereka seketika teringat produk bikinan Anda atau teringat perusahaan (merk) Anda, berarti positioning yang Anda terapkan sukses.

Apabila Anda membuka usaha rental VCD dan ketika orang berharap meminjam VCD langsung teringat rental Anda, berarti positioning yang Anda terapkan boleh dikatakan sukses. Itu juga bila Anda membuka cafe, semacam itu jam makan tiba orang teringat resto Anda, hal itu berarti positioningnya berhasil.

Positioning sangatlah penting dalam dunia bisnis karena bila Anda salah merajai pikiran konsumen atau membuat kesalahan, bisa-dapat produk yang Anda jual dianggap kemahalan, bermutu rendah, produk kelas dua dan sebagainya. Menguasai benak konsumen sama saja dengan menguasai minat seseorang, sebab tiap orang membelanjakan uangnya atas sebuah produk seandainya dia yakin produk hal yang demikian paling bagus di antara produk lain yang sejenis.

Mengetahui Faktor Pertimbangan Tatkala Memulai Usaha? Why Not!

Tidak heran begitu besar dana yang disiapkan perusahaan besar dalam usaha mempengaruhi benak konsumen ini. Salah satunya melalui media iklan promosi.

STP suatu produk mudah sekali dikenali dalam iklan sebuah produk bagus itu media cetak ataupun elektronik. Iklan adalah salah satu ujung tombak untuk menyukseskan STP.

2. Market dan Potential Market

Kita perlu paham perbedaan antara market dengan potential market karena tak seluruh orang akan membeli dan menerapkan produk kita. Market dapat diistilahkan segala orang yang telah pasti memerlukan produk yang kita jual (produksi). Meski potential market ialah orang yang memerlukan produk yang kita jual sekaligus memiliki kemampuan untuk membelinya.

Mengetahui Faktor Pertimbangan Tatkala Memulai Usaha? Why Not!

Kita kembali ke contoh usaha garmen tadi. Setiap wanita secara khusus ABG tentu membutuhkan garmen (baju), apalagi bila diproduksi dengan desain yang baik, modis dan harganya terjangkau. Meskipun demikian berapa persenkah dari ABG hal yang demikian yang memiliki uang yang cukup untuk membelinya?

Bagaimana dengan opportunity cost yang terang-terang akan dikorbankan seandainya harus membelanjakan uangnya pada garmen produksi kita? Tak cukup sekadar mengenal berapa banyak orang yang suka produk kita, namun juga seharusnya mengetahui seberapa banyak dari mereka yang memiliki kemampuan untuk mengkonsumsi produk kita tersebut. Maka animo masyarakat dalam launching sebuah produk tidaklah bisa diwujudkan ukuran bakal suksesnya produk tersebut.

Mengetahui Faktor Pertimbangan Tatkala Memulai Usaha? Why Not!

Menghitung potential market akan mempermudah penggunaan strategi, lebih-lebih strategi harga. Banyak orang yang usahanya gagal karena menganggap market yakni target mereka, meskipun yang semestinya dibidik adalah potential market. Kian besar prosentase potential market atas suatu produk maka kian besar kemungkinan produk tersebut sukses di pasar.

3. Marketing Mix

Dalam dunia bisnis, khususnya dunia pemasaran, dikenal istilah marketing mix (bauran pemasaran). Dimulai dari ide perencanaan hingga pengaplikasian empat faktor inti, merupakan product, price, place dan promotion (4P). Dalam perkembangan dan penerapannya di dunia bisnis sehari-hari terbukti 4P belumlah cukup.

Mengetahui Faktor Pertimbangan Tatkala Memulai Usaha? Why Not!

Orang-orang pun berupaya menyempurnakan 4P tersebut dengan service (4P + S). Apabila kompetisi sudah habis-habisan dan mengalami kebuntuan dalam marketing mix, bersainglah via service. Berikan layanan yang lebih ramah, lebih kencang, ideal waktu, dan sebagainya.

Sebelum Anda mewujudkan atau menjual sebuah produk (barang atau jasa), tentunya Anda telah merencanakan sebuah marketing mix. Produk seperti apa yang akan dipasarkan, warnanya seperti apa, rasanya bagaimana, packagingnya seperti apa, beratnya berapa, jenisnya apa, bagaimana dengan harganya, promosinya, pendistribusiannya, dan sebagainya. Sangat banyak hal yang seharusnya diperhitungkan secara baik.

Pertimbangan lainnya ketika ingin membuka bisnis yaitu :

  • Analisis SWOT,
  • Prinsip AIDA+S,
  • Strategi penetapan harga,
  • Taktik penjualan
  • dan masih banyak lagi.

Sekian info berkaitan dengan Mengetahui Faktor Pertimbangan Tatkala Memulai Usaha? Why Not!, semoga postingan ini membantu teman-teman semua. Mohon postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *